Langsung ke konten utama

Remember

I remember you, that's why i am writing now. Actually, I don't know what should be shared. Once it publishes, everybody can read it perhaps.

I am waiting for
 the time
The right moment
to go and to leave you all

It seems as my very first ego to travel and walk around in this blue planet

I think many times " What am I looking for ? "

This is a phylosophical question and this kind of question will only appear when you have much time to do a contemplatation.

One day, my old friend in college phoned me. I was surprised because we have not contacted each other for the last 2 years. She asked me " how can you make it so far ?" , "How can you survive and keep your dream alive ?"

It sound so dramatic,right !

I have made this decision, to pursue my master degree abroad and I sacrifie my time and postpone my opportunity to make money earlier just like others. I miss some moment but I get another one. It is a good deal. Every choice has its benefits and drawbacks.

I laugh and I cry a lot and sometimes it makes me surrender but I love this journey.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Grow with You

Hari ini aku mau menulis catatan refleksi terkait hal-hal yang aku rasa work well ketika belajar bersama murid-muridku. Saat pelajaran Bahasa Inggris kemarin, kita memperdalam skill reading dengan mempelajari sequence of events. Untuk anak-anak, terkadang membaca adalah hal yang membosankan bagi mereka jika dibandingkan dengan menonton video game atau bermain game itu sendiri. Apa yang harus ku lakukan agar kegiatan membaca lebih menyenangkan? Haruskah aku mengarahkan anak-anak untuk membaca nyaring dan menyimak bacaan?  Ya! Hal ini cukup efektif dengan syarat, aku sebagai guru benar benar harus mengingatkan mereka untuk being respectful ketika teman yang lain membaca. Sejenak mereka menyimak, lalu beberapa menit kemudia konsentrasi mereka buyar, lalu guru akan mengingatkan mereka lagi. Begitulah hal yang terjadi sampai paragraf akhir. Aku ingin cara yang berbeda kali ini. Aku membagi anak-anak dalam 3 kelompok yang masing-masing terdiri dari 6 orang. Mereka melakukan membaca nyari...

Ringkasan Buku Educated

Aku setuju bahwa memoar yang ditulis Tara benar-benar kisah yang menginspirasi, menyentuh hati dan bagaimana bukti kekuatan pendidikan mengubah kehidupan. Harga yang dibayar Tara untuk sebuah perubahan besar dalam hidupnya adalah kehilangan keluarganya (Ayah, Ibu dan empat saudaranya). Sebuah jurang pemisah telah muncul diantara mereka dan tumbuh melebar seiring bertambahnya pengetahuan Tara dan tiga saudara lainnya yang juga memutuskan untuk memperoleh pendidikan formal sampai jenjang paling tinggi dengan gelar doktor. Ayah dan Ibu Tara, benar-benar tidak bisa menerima perubahan Tara, mereka tidak mau bertemu dengan Tara, menganggap Tara adalah anak yang kerasukan seta. Mereka benar-benar fanatik terhadap kepercayaan mereka yang aku pun tidak bisa percaya dengan pola pikir mereka. Tara menghadapi masa masa sulit sejak masa kanak-kanaknya. Hidup, tumbuh besar di ladang barang rongsokan, membantu ayahnya mengoperasikan alat berat, dan pekerjaan berat lainnya yang hampir membuat dia kehi...

Bangga Jadi Guru, Berani Menginspirasi

Ketika siswa kelas 5 yang saya ajar tahun lalu menerapkan pelajaran figurative language pada poster ulang tahun yang mereka ucapkan untuk saya. Usia saya 30 tahun. Saya merasa ragu dan tidak percaya diri dengan pilihan karir saya, namun saya merasa murid saya begitu menyayangi saya. Setiap mereka menulis satu – dua kalimat menggunakan metaphor , idioms, hyperbole tentang saya.Saya tidak menyadari betapa sweet nya mereka. Saya terharu dan bangga, bagaimana mereka benar-benar terinpirasi dengan apa yang saya ajarkan di kelas dan mengunakannya untuk mempuat poster ucapan ulang tahun. Ternyata pelajaran Bahasa Inggris figurative language yang saya ajarkan bersama murid-murid saya memberikan kesan mendalam pada mereka dan mereka sangat pandai dalam menggunakannya.Hal ini sangat bearti bagi saya, ini pertama kalinya ulang tahun saya dirayakan oleh siswa-siswa saya. Saya baru mulai karir sebagai guru, kurang dari lima tahun. Saya merasa berarti, saya merasa keberadaan saya penting bagi mur...