Postingan

Let it be

Biarkan saja diriku yang punya impian untuk pergi ke berbagai tempat, karena aku pernah hidup di fase tidak mempunyai mimpi, pasrah, menyerah dan tidak mau melakukan apa-apa. Kalau memang melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain membuatku hidup dan punya tujuan, ayo kita lakukan. Tetapi, mugni sayang ingat ya, tidak ada tujuan terbaik selain mengharap ridho Allah, takut pada Allah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Ketika kamu bertanya-tanya untuk apa pulang? Barangkali motivasi terkuatmu adalah karena Ayahmu yang menyuruh pulang kan? Walaupun terkadang pulang membosankan dan tidak melakukan dan melihat hal yang menarik, tapi bagaimana jika kehadirannmu ketika pulang membuat keluargamu berbahagia, walau mereka tidak mengatakannya. Bukankah bikin orang bahagia, terutama keluarga bernilai pahala? Walaupun aku pulang, aku tak banyak bertemu dengan ayah, sekali, dua kali. Karena rumah yang berbeda. Semoga Ayah senang dan sehat selalu. Setiap hari, aku, ayahku...

Perjalanan untuk mengubah garis hidup

Gambar
Perasaanku terasa berat, bahkan bagaimanapun aku memaksa diri untuk tersenyum tapi hanya bertahan beberapa detik. Tiket penerbangan Padang - Batam sungguh mahal dari pada biasanya. Kali ini tidak ada penerbangan lansung, semua penerbangan transit di Jakarta. Penerbangan yang biasanya 1 jam 25 menit, sekarang menjadi 5 - 6 jam.  Apa yang kucari sebernarnya dalam hidup ini? Apa sebenarnya yang sedang aku perjuangkan ya Allah? Aku berjuang, bertahan hidup, mandiri dan tidak merepotkan orang lain. Ternyata selama ini aku berjuang dan bertahan untuk hidup ya, dan di dalam perjuangan itu aku masih dikasih bonus jalan-jalan sama Allah. Asalkan kamu tahu aja, setiap perjalanan yang aku lakukan kebanyakan modal nekat. Impulsif tidak hanya di shopping tapi juga impulsif travelling aku rasa juga ada. Sekarang, aku menarik nafas panjang dan berat. 2026, aku harus punya side hastle, kalau memang benar aku tidak bisa menahan diri untuk booking tiket dan menakluklan Asia sebelum 35, aku harus ker...

Teacher Training MEXT 2026 (Jepang)

Gambar
 Bolehkah aku menyerah saja? Sepertinya perluang untuk mengikuti Teacher Training MEXT 2026 bukan untukku. Sayang sungguh sayang sekali, aku butuh waktu tambahan 4 bulan, untuk melengkapi masa bakti mengajar supaya genap 5 tahun. Aku kira aku sudah mengajar di sekolah tepat 5 tahun ternyata belum. Asumsiku sendiri telah membuatku sedih dan kecewa. Untuk teman-teman guru lain, misal berminat untuk belajar lagi ke Jepang, bisa banget nih daftar MEXT 2026 untuk teacher . Program pendaftarannya baru dibuku 24 Desember 2025 lalu sampai 22 Januari 2026 Nanti. Selagi teman teman punya ijazah S1 , Transkrip S1 , Surat rekomendasi dari kepala sekolah dan surat keterangan mengajar selama 5 tahun baik dari 1 sekolah maupun akumulasi dari beberapa sekolah, teman-teman bisa mendaftar. Jangan cemas dengan sertifikat bahasa Jepang , karena itu optional. Kalau teman-teman punya sertifikat Bahasa inggris, IELTS / TOEFL itu sudah cukup. Setelah brainstorming Study plan , mengisi formulir pendaft...

Snorkeling in Pulau Abang

 Ini adalah pengalaman snorkeling pertamaku. Perjalanan yang gila. Cewek gila mana yang mau menempuh perjalan 87 KM yang diselimuti oleh hujan deras? Aku dan kawankulah gadis gila itu. Aku pun bertanya -tanya, apakah gerangan yang membuat kami tidak menyerah dan tetap melanjutkan perjalanan ini?  Apakah karena kita sudah terlanjur bayat?  Apakah karena ini snorkeling pertamaku, apapun yang terjadi kita tidak akan berhenti?  Apakah karena Zika yakin semuanya baik baik saja meskipun hujan?  Apakah karena pihak galang bahari pun mengiyakan perjalanan snorkeling meskioun hujan? Sehingga hujan seperti ini bukan penghalang?  Apakah ini wujud pelampiasan karena telah sibuk bekerja sehingga apapun yang terjadi kita lanjut untuk mencari kebahagiaan ?  Beragam pertanyaan menghujani pikiranku.  Benar saja, akhirnya kami sampai di pelabuhan Restoran Ibu Gek Moi untuk menuju Pulau Abang yang ada di Kepri.  Kami berkenalan dengan Pak Ismail sebagai penangg...

Peta

 Tentang membaca peta, betapa buruknya navigasi aku. Dan aku merasa bersalah untuk setiap salah jalan yang kuarahkan. I feel terribly sorry dan ini bukan pertamanya.  Ya Allah, semoga perjalanan ke Bangkok nanti ni ga nyusahin Zika, Ya Allah semoga perjalanannya baik baik aja. Ya Allah semoga hilangkan rasa susah, kecil hati dalam perjalanan nanti.  Kalau misalnya banyak hal buruk , yangtidak baik, ni ikhlas, ga usah aja pergi ya Allah, biar saja tiket yang sudah terbeli itu dari pada ni berkecil dan bersedih hati.  Ternyata ni bukan anak keramaian yang suka musik keras, lampu kelap kelip, ternyata ni juga ga begitu merasa aman pas pergi ke tengah laut untuk snirkelinh. Ni ingin pulang, memang aman itu bersama Allah. Tenang itu bersama Allah

Perjalanan

 Perjalanan.  Travelling bareng bisa membuat hubungan dua orang sahabat semakin dekat atau sebaliknya bahkan bisa renggang. Like this is the last time I travel with her/him. Mengerikan bukan?  Mengapa travelling justru memberi jarak hubungan antar 2 orang.  Ekspektasi?  Kurangnya kesabaran?  Rasa pengertian?  Ya Allah, travelling dengan orang yabg tepat juga bagian dari Rezki dari Allah.  I just remember my mom saying untuk tidak merepotkan orang lain.  Next time, kalo ngerepotin orang lain, mending ga usah.  Karena itu merepotkan dan bikin orang lain susah hati yang kesusahan hati mereka bisa kurasakan dan itu ga baik untuk hatiku.  I just feel not good today after this short trip.  Then I remember Ani, and how kind she is. 

A rainy morning and small miracle

Gambar
One morning, it was raining and it was not like the heavy rain two days ago that caused floods and traffic jams on the way to school. This time, it was a gentle rain. But strangely enough, it was this soft rain that made me late, not the thunderstorm or flood I managed to survive earlier. Life really is unpredictable. Another reason I was late was because my online driver went to the wrong address. I waited far too long before realizing the mistake. I felt desperate. I simply surrendered to my Lord and prayed that I could still make it to school before the bell for the first lesson rang. At our school, teachers are expected to arrive earlier than students—about 20 minutes before 7:30. I was late. I felt deeply uncomfortable. And to add to it all, I got my first period of the month that morning. I could already sense the mood swings kicking in. I just hoped all these uncomfortable feelings, disappointment, frustration, sadness would go away as soon as possible. Ya Allah... "...