Let it be
Biarkan saja diriku yang punya impian untuk pergi ke berbagai tempat, karena aku pernah hidup di fase tidak mempunyai mimpi, pasrah, menyerah dan tidak mau melakukan apa-apa. Kalau memang melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain membuatku hidup dan punya tujuan, ayo kita lakukan. Tetapi, mugni sayang ingat ya, tidak ada tujuan terbaik selain mengharap ridho Allah, takut pada Allah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Ketika kamu bertanya-tanya untuk apa pulang? Barangkali motivasi terkuatmu adalah karena Ayahmu yang menyuruh pulang kan? Walaupun terkadang pulang membosankan dan tidak melakukan dan melihat hal yang menarik, tapi bagaimana jika kehadirannmu ketika pulang membuat keluargamu berbahagia, walau mereka tidak mengatakannya. Bukankah bikin orang bahagia, terutama keluarga bernilai pahala? Walaupun aku pulang, aku tak banyak bertemu dengan ayah, sekali, dua kali. Karena rumah yang berbeda. Semoga Ayah senang dan sehat selalu. Setiap hari, aku, ayahku...